Sabtu, 27 Februari 2010

Tentang Berpikiran secara logis berkenan secara ilmiah

Nama : Angga Ferry Sutanto
Kelas : 3 KA 16
NPM : 17109165
Tugas Bahasa Indonesia 2

Logika adalah : Ilmu atau kecakapan dalam menalar atau berfikir atau merumuskan aturan-aturan secara tepat.

Logika sbg sebuah ilmu ada kaidah2 logika
Logika sbg pola berfikir (bersikap dan bertindak)

Berfikir adalah : Kegiatan akal dalam mengelola pengetahuan atau pengalaman yang ditujukan untuk mendapatkan suatu kebenaran.
Berfikir Implisit : (adanya suatu kepastian)
Berfikir Eksplisit : (berupa rayuan / sindiran)

Berfikir induktif : proses pemikiran yang dilandasi oleh pengetahuan yang bersifat khusus untuk menyimpulkan sesuatu yang bersifat umum.
Berfikir Deduktif : sebaliknya
Deduksi terbuka (mungkin bisa ya dan tidak), cth :minum air kotor belum tentu sakit
Deduksi tertutup (adanya kepastian)
Cth : setiap makhluk hidup pasti bernafas
Pertimbangan2 berfikir dlm memutuskan sesuatu : objektif,tidak berburuk sangka, berfikir beberapa kali, dampaknya apa, optimistik, sistematis, dialogtis (fleksibel).

Hubungan antara bahasa, matematika dan statistika dalam metode ilmiah

Bahasa, matematika dan statistika merupakan sarana berpikir ilmiah. Ketiganya mengembangkan logika masing-masing dan berperan mendukung langkah-langkah prosedural tertentu dalam metode ilmiah. Bahasa (verbal) merupakan sarana komunikasi ilmiah yang efektif, tetapi kurang efisien dibandingkan dengan bahasa simbolik matematika dan statistika. Dengan logika induktif yang dimungkinkan melalui statistika, kita dapat menghitung besar peluang kebenaran secara kuantitatif. Demikian pula yang kita dapat lakukan dengan logika deduktif yang dikembangkan dalam matematika.



(Sumber : http://tutorialkuliah.blogspot.com/2009/09/tentang-logika-dan-proses-berpikir.html. http://ruhcitra.wordpress.com/2008/10/21/petikan-masalah-dari-buku-kerja-epistemologi/)

Selasa, 05 Januari 2010

Contoh dari OSGI

Teknologi Osgi sudah sangat banyak dikembangkan untuk berbagai macam keperluan dalam sehari hari maupun di bidang teknologi informasi dan industry serta di bidang ilmu komputer.

  • Dalam kehidupan sehari-hari

Dikembangkan untuk mengendalikan alat-alat elektronik dalam rumah tangga dengan internet. Yaitu dengan menghubungkan berbagai framework OSGI ini untuk mengendalikan alat-alat rumah tangga yang bersifat elektronik. Hal ini dilakukan dengan berbagai protocol network yaitu Bluetooth, uPnP,HAVi, dan X10. Dengan bantuan Jini dan standart OSGI dari sun microsistem yaitu Java Embedded Server. Teknologi ini dinamakan home network dan jinni adalah salah satu standart untuk pembuatan home nerwork yang berbasis java.

  • Teknologi dan industry

Dalam hal ini pengembangan OSGI dalam Teknologi dan industri adalah untuk otomatisasi industri. Seperti otomatisnya system dalam gudang yang dapat meminta dalam PPIC untuk mengadakan bahan baku, dan masih banyak yang lain.

  • Ilmu Komputer

Dalam ilmu Komputer ini sangat banyak pengembang yang memanfaatkan teknologi OSGI ini. Dari surfing di internet banyak yang mengulas tentang Pemrograman Java yang mengapdopsi teknologi osgi ini. Salah satu contoh adalah knopflerfish merupakan framework untuk melakukan OSGI didalam program Java. Dan juga eclipse IDE merupakan OSGI framework yang dikembangkan oleh eclipse dan berbasis GUI. Dan masih banyak juga dalam server serta program-program lain yang mengembangkan teknologi OSGI ini.

(Sumber : http://idpelajar.com/komputer/osgi-open-service-gateway-initiative/)

Senin, 23 November 2009

Open Services Gateway initiative (OSGi)

Nama : Angga Ferry Sutanto

Kelas : 4 KA 12

NPM : 17109165

Tugas Telematika

The OSGi Alliance (sebelumnya dikenal sebagai Open Services Gateway inisiatif, sekarang nama kuno) adalah terbuka organisasi standar yang didirikan pada Maret 1999. Aliansi dan anggota-anggotanya telah ditentukan yang Java berbasis layanan platform yang dapat dikelola dari jarak jauh. Inti bagian dari spesifikasi adalah sebuah kerangka kerja yang mendefinisikan suatu manajemen siklus hidup aplikasi model, layanan registry, sebuah lingkungan Eksekusi dan Modul. Based on this framework, a large number of OSGi Layers, APIs , and Services have been defined. Berdasarkan kerangka ini, sejumlah besar OSGi layers, API, dan Jasa telah ditetapkan.

Kerangka kerja yang OSGi sistem modul untuk Java yang lengkap dan mengimplementasikan sebuah model komponen dinamis, sesuatu yang tidak ada di Jawa standalone / VM lingkungan. Aplikasi atau komponen (datang dalam bentuk bungkusan untuk penyebaran) dapat jarak jauh diinstal, mulai, berhenti, diperbarui dan dihapus tanpa memerlukan reboot; pengelolaan paket Jawa / kelas ditentukan dengan sangat rinci. Hidup siklus manajemen dilakukan melalui API yang memungkinkan untuk remote men-download dari kebijakan manajemen. Registri layanan memungkinkan berkas untuk mendeteksi penambahan layanan baru, atau penghapusan layanan, dan beradaptasi sesuai.

Asli layanan fokus pada penerapan gateway tapi ternyata jauh lebih luas. OSGi spesifikasi yang sekarang digunakan dalam aplikasi mulai dari ponsel ke open source Eclipse IDE. Wilayah aplikasi lain meliputi mobil, otomasi industri, otomatisasi bangunan, PDA, komputasi grid, hiburan (misalnya iPronto), manajemen armada, dan aplikasi server.

(Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/OSGi)

Selasa, 15 September 2009

Pengantar Telematika

Nama : Angga Ferry Sutanto

NPM : 17109165

Kelas : 4 KA 12

Tugas Pengantar Telematika

Di dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Telematika. Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis TELEMATIQUE yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika.

Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.

Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}. Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya. (Sumber : www.total.or.id)